Saturday, November 8, 2014

Perjalananku ke Tongren, Indo-Singapore-Guangzhou

Hari selasa, 30 September 2014 Hari ini adalah kepergianku.. Sekitar pukul delapan pagi, budheku datang dengan sebuah mobil untuk mengantarkan aku ke bandara. Dengan ditemani nenek, mak wik, ayah, ibu, kakakku, dan sepupuku kita ke bandara. Sepanjang perjalanan aku hanya diam, tenggorokanku sakit kering.aku tak bisa membayangkan bagaimana nantinya apabila bertemu pacarku, spontan saja, pacarku sudah ada dibandara dan menyambutku ketika aku turun...

Tuesday, September 30, 2014

Hitungan Mundur 300 Hari

Hari ini tepat sehari setelah kami terpisah jarak sedemikian jauh setelah kemaren pacar terbang ke china untuk menempuh pendidikannya.  Saya yang bersama keluarga besarnya (bahkan nenek juga ikut) mengantar keberangkatannya di bandara seakan pingin menarik tangannya dan menahannya untuk jangan pergi hampir ngga kuat untuk menahan Kelenjar Lakrimalis untuk melaksanakan tugasnya. Sekitar jam 4 sore tersampaikan kabar kalau dia telah sampai di bandara Kuala Lumpur dengan selamat walaupun semapat air mineralnya yang berharga 3x lipatnya...

Wednesday, July 16, 2014

Apa yang bisa dilakukan dalam 300 hari?

Apa yang bisa dilakukan dalam 300 hari? Itu sebuah pertanyaan yang sedang berada di pikiranku saat ini. 300 hari bagi seorang bayi mungkin adalah masa dimana dia sedang belajar untuk merangkak 300 hari bagi seorang siswa adalah masa dia harus belajar dengan jauh lebih keras untuk kelulusannya 300 hari bagi para petani mungkin adalah masa panen raya atas hasil kerja keras nya 300 hari bagi seorang ibu adalah hari dimana anaknya yang berkuliah di luar kota akan pulang Tapi bagi aku, 300 hari adalah hari dimana semua rindu dan harap berkumpul menjadi...

Monday, July 14, 2014

Ketika Asa dalam Haru, Haruskah Duka Menggelutiku?

Setiap orang pasti mempunyai impian, saat bahagia itu tercipta segalanya ingin abadi. Membuat mimpi-mimpi kecil, bersanding dengan tawa. Tapi saat salah satu harus pergi, akankah seindah cerita kemarin? Tanggal 27 Juni 2014 hari jum’at, aku terseleksi mendapatkan kesempatan belajar di Tiongkok. Beasiswa itu adalah yang paling didambakan setiap mahasiswa di jurusanku, entah kenapa aku tak bahagia. Air mata terus mengalir. Orang yang pertama aku beri tahu adalah tak lain kekasihku.. Aku dan sang pacar hampir setiap hari bertemu, tidak berjumpa satu...